Friday, 19 February 2016

When That Dreams Appear Again

Setelah mikir-mikir ternyata susah dan ribet juga kalau harus migrasi dari Tumblr ke Blogger dengan segala isinya. Akhirnya saya memutuskan aja deh kalau emang Tumblr harus di blok ya sudahlah, tapi huks tulisan saya dari 2010 ada di situ semua :(

Anyway, paragraf di atas sama sekali ga ada sangkut pautnya kok sama apa yang akan saya tulis, well, saya ketik tepatnya, lol. Writting is something you do with your paper and pen, and when you do it on your laptop, pc, or phone it's called typing. Sumpah ga penting sih ini hahaha.

So, saya habis baca ulang Tumblr, beberapa tulisan bikin saya kembali terenyuh renyah kyk gorengan si abang depan kantor, hahaha apa sih lah ini. Tulisan itu soal mimpi saya kuliah di Jerman, alhamdulillah mimpi itu sudah tercapai, meski cuma untuk satu semester. Alhamdulillah.

Yang bikin saya agak-agak terenyuh adalah subhanallah, sekecil apapun mimpi kita dan bahkan sebesar apapun mimpi kita jika emang kita sungguh-sungguh ngejarnya insyaAllah hasilnya tidak akan pernah mengkhianati usaha kita.

Saya inget kalau saya dulu 
emang beneran ngebet banget pengen ke Jerman dan meskipun ga tau gimana jalannya atau gimana caranya saya ke sana saya tetep yakin kalau mimpi saya bisa terwujud. Mungkin betul kata Paulo Coelho when you really want something, the universe will help you make it come true. Allah yang membuka jalan saya untuk kuliah di UPI jurusan Bahasa Jerman, sampai akhirnya saya mendapatkan beasiswa dari BW Stiftung itu.

Yakin seyakin-yakinnya kalau memang kita menginginkan sesuatu dengan sungguh-sungguh meski ga tau gimana cara mendapatkannya, Allah will lead the way, ease it for you. Wah saingan saya dulu itu pinter-pinter, serius dengan IPK yang hampir sempurna. But then perhaps keinginan mereka ga sebesar keinginan saya hehe.

Time flies, mimpi saya sudah terwujud dua tahun lalu.

February 2016,

Setelah berbulan-bulan bingung dan kayak hilang arah padahal mah ngga, saya menemukan mimpi saya yang baru, well ngga baru sih, tapi mungkin mimpi ini saya upgrade lagi sedikit. 

Tahun ini saya harus apply beasiswa LPDP, harus, at all cost. Whether I do my master degree inside the country or abroad again, saya harus kuliah lagi. Kalau bisa di Jerman lagi, di Heidelberg, dengan jurusan yang sebetulnya saya pengen dari dulu, Psikologi. 

PH Heidelberg INF

Saya mau terapkan lagi tips and trick, tsah, lol, yang dulu saya pake pas saya kejar mimpi saya:

1. Buat Deadline. Done, tahun ini at all cost. 
2. Harus selalu bilang ke diri sendiri atau ke orang-orang terdekat bahwa kita mau kejar mimpi kita yang sekarang, supaya jadi doa dan didoain. Karena ucapan itu doa, dan kalau kita terus-terusan bilang begitu subconsciously pasti deh akan tertanam diotak kita soal mimpi kita, dan subconsciously juga pasti kita akan mencari cara supaya mimpi kita bisa terwujud.
3. Usaha, ikut IELTS, mulai rajin baca berita politik, dan mulai latihan ngasih pandangan lewat tulisan.
4. Doa. Sedekah. Puasa. Endless. Wajib.

Bismillah, bisa pasti bisa. :)

dari Selatan Jakarta tepat sebelum perut mules dan harus udahan nulis,

L :)


No comments:

Post a Comment